Dari gambar diatas dapat diturunkan
persamaan untuk sinyal keluaran (output) sebagai berikut:
Output = b(t) c(t) c(t)
= b(t)
Ini disebabkan
karena c(t) c(t) akan bernilai 1 untuk setiap nilai t. Hal ini dapat dilihat
sebagai berikut:
•
c(t) dikodekan secara fisik sebagai 1 dan -1 (yang
merepresentasikan bit 1 dan 0) sehinggga perkalian antara sesama c(t) akan menghasilkan nilai 1 untuk
setiap nilai t.
•
Proses despreading diatas berfungsi untuk mengembalikan
sinyal informasi yang dikirimkan melalui proses spreading di pengirim, yaitu
sinyal b(t).
•
Jika
sinyal yang dikirimkan oleh transmitter mengalami delay propagasi (waktu
tunda), maka kode yang dibangkitkan di receiver (untuk proses despreading) harus dikenakan delay yang sama besarnya untuk
menghasilkan sinkronisasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar