Another Source

Rabu, 07 Maret 2012

Bermain-main dengan MS DOS

Ms DOS.sys adalah salah satu file yang berkategori sistem dan terletak di direktori C:\
dengan ukuran sekitar 2 kilo byte. File ini berkaitan erat dengan proses booting Windows karena berisi setting – setting apa yang perlu dijalankan oleh sistem operasi dan apa yang tidak. File MsDos.sys mempunyai tiga bagian yaitu bagian pertama adalah paths yang berisi letak direktori Windows; bagian kedua adalah options yang berisi setting – setting yang perlu dijalankan Windows; dan bagian terakhir berisi deretan huruf – huruf xxxxxx yang berfungsi untuk menjaga kompatibilitas dengan program yang lain. Dalam artikel ini kita akan bermain dengan bagian options karena disamping bagian inilah yang menarik, juga paling luas dan beragam setting – settingnya. Karena termasuk dalam file sistem, maka file ini mempunyai atribut hidden (tersembunyi) dan read only (hanya bisa dilihat tidak bisa diedit). Untuk itu agar dapat “dimainkan” pembaca perlu mengubah attribut file tersebut. Bukalah Windows Explorer dan pilih menu Tools > Folder Options. Pilih tab View dan klik option Show all files. Setelah itu tekan tombol Ok. Kemudian carilah file sistem MsDos.sys yang berada di C:\. Sebelumnya backup dulu file tersebut dengan meng-copy ke disket. Kemudian klik kanan dan pilih Properties. Pembaca akan dihadapkan pada kotak dialog properti untuk file MsDos.sys. Pada bagian attribute, kosongkan bagian Read Only dan Hidden. Akhirnya buka file tersebut dengan Notepad. Sekarang , yuk , kita mulai mengutak – utik MsDos.sys. Perlu diingat, jangan diubah – ubah bagian yang lainnya kecuali bagian yang dijelaskan ini.

Setting AutoScan
Apabila listrik tiba – tiba pada padam saat komputer kita nyala atau kita mematikan komputer dengan tidak normal, maka secara otomatis komputer akan melakukan Scandisk pada harddisk ketika kita menyalakan komputer diwaktu kemudian. Ini merupakan suatu prosedur standar yang dilakukan Windows untuk menghindari kerusakan harddisk. Pada setting autoscan inilah yang menentukan apakah harus dijalankan Scandisk atau tidak. Nilainya adalah sebagai berikut :
AutoScan = 0 (tidak ada scandisk meski shut down tidak normal)
AutoScan = 1 (ada scandisk ketika shutdown tidak normal)

Setting BootSafe
Masih serupa dengan masalah di atas yaitu ketika komputer dimatikan secara tidak sesuai prosedur, terkadang komputer akan booting dan masuk ke Windows dengan modus safemode. Setting pada MsDos.sys juga yang mengatur masalah ini.
BootSafe = 1 (komputer akan selalu masuk ke safe mode)
BootSafe = 0 (komputer booting secara normal)

Setting BootKeys
Sewaktu komputer booting, user diperkenankan untuk memilih pilihan booting sehingga user dapat memilih untuk booting ke Windows, MsDos, Safe mode, dll. Hal ini dapat dilakukan bila user menekan tombol F8 sesaat setelah tampil tabel Configurations System pada layar monitor. MsDos.sys jugalah yang mengatur diterima atau tidaknya penekanan tombol F8, yaitu pada setting Bootkeys di bawah ini :
BootKeys = 0 (penekanan tombol F8 diterima)
BootKeys = 1 (penekanan tombol F8 tidak diterima)

Setting BootDelay
Masih juga berkaitan dengan topik di atas, jeda waktu yang diberikan kepada user untuk menekan tombol F8 juga dapat diatur dengan MsDos.sys. Isikan saja setting BootDelay pada bagian option MsDos.sys dengan waktu yang pembaca inginkan. Secara default (bawaan) jeda waktu yang diberikan adalah 2 detik. Misalnya kita ingin membuat jeda waktunya 4 detik, maka masukkan dalam MsDos.sys setting berikut ini :
BootDelay = 4 (Membuat jeda waktu 4 detik)

0 komentar:

Posting Komentar