Another Source

Jumat, 03 Februari 2012

Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL/SKSO)


IV.I.KONFIGURASI SKSO/SKKL
            Secara garis besar ,Konfigurasi system komunikasi serat optic (SKSO) sebagai junction dapat di gunakan sebagai berikut




ú  Local exchange
Adalah sentral digital yang berfungsi untuk mengatr lalu lintas komunikasi antar pelanggan
ú  Multiplex
Adalah perangkat yang memproses penggabyngan beberapa sinyal digital parallel menjadi satu sinyal digital serial yang mempunyai kecepatan bit yang lebih tinggi
Orde 1 bit rate 2,048 kb/s
Orde 2 bit rate 8,448 kb/s
Orde 3 bit rate 34,368 kb/s
Orde 4 bit rate 139,264 kb/s
ú  Optical Line Terminal Equipment
Adalah perangkat yang berfungsi mengubah sinyal listrik menjadi sinyal optic pada bagian kirim untuk disalurkan melalui serat optic dan sebaliknya proses perubahan sinyal optic menjadi sinyal listrik pada bagian terima. Untuk itu pada bagian terminal optic digunakan sumber cahaya (Light Source) untuk pengiriman sinyal optic dan photodetector untuk mendeteksi sinyal cahaya menjadi sinyal listrik.

IV.2.GAMBARAN SISTEM KERJA SKKL Srb-UP-Bjm
            Srb-UP-Bjm memiliki ukuran yang sangat besar, lebar jalur dan jaringan yang modern, berbagai permintaan yang mengenali secara khusus dari segmen ke segmen untuk konstruksi sistem, operasi dan pemeliharaan. Jadi sub segmen untuk Srb-UP-Bjm sistem kabel laut ditentukan sebagai berikut:
            SISTEM 1 : (Surabaya-Makassar)
            Sistem 1 mencakup terminal equipment pada stasiun kabel Banyu Urip, Lamongan dan land repeater stasiun Cerme dan stasiun utama Rugkut.(wilayah Surabaya).
            Bagian land cable terdiri atas kabel darat antara pantai manhole ke stasiun kabel Banyu Urip,Banyu Uri ke stasiun Sukodadi ,kabel darat diantara stasiun Darmo dan stasiun Rungkut (sistem stasiun utama).Bagian ini di sediakan oleh KDD SCS.Tetapi bagian antara stasiun Darmo dan stasiun Sukodadi memilik bentuk yang sangat melengkapi (TELKOM ROUTE 129,2 Km).Jalur darat yang lain dari Banyu Urip ke Stasiun Kayun (Indosat) dirancang oleh Indosat dan Kayun ke sentral Rungkut dinamakan Indosat Route 77,6 Km yang juga merupakan salah satu sistem diversity dari wilayah Surabaya Submersible Plant (kabel dan repeater) diantara Banyu Urip dan stasiun kabel Kalukubodo (baru didirikan).Bagian land cable antara stasiun kabel Kalukubodo dan stasuin utama Pettarani serta antara stasiun utama Pettarani dan stasiun utama Balaikota (wilayah makassar 43 Km). Terminal Equipment di Pettarani, stasiun Balaikota dan stasiun kabel balaikota (wilayah Makassar).
            SISTEM 2 : (Makasar-Banjarmasin)
            Sistem 2 mencakup terminal equipment pada stasiun kabel Kalukubodo dan Pettarani dan stasiun Balaikota (wilayah Makassar).
Land Section sebagai kabel darat diantara stasiun kabel Kalukubodo dan stasiun Pettarani. Dan diantara stasiun Pettarani dan stasiun Balaikota (wilayah Makassar).
Submerise plant diantara Kalukubodo dan Stasiun kabel Takisung.
Bagian land kabel diantara stasiun kabel Takisung dan stasiun Banjarmasin.
Terminal equipment pada stasiun kabel Takisung dan stasiun utama Banjarmasin (wilayah Banjarmasin).
            SISTEM 3: (Surabaya-Banjarmasin)
            Sistem 3 dicakup oleh perangkat terminal pada stasiun kabel Takisung dan stasiun Sentral Banjarmasin (Banjarmasin area).
Land Section adalah sebagai kabel tanah antara stasiun Takisung dan stasiun Banjarmasin (Total Banjarmasin area 88,5 km)
Submersile Plant berada diantara stasiun Takisung dan Landing point Banyu Urip (Beach manhole).
Land cable section terdiri dari kabel tanah antara beach manhole sampai stasiun kabel Banyu Urip, Banyu Urip sampai stasiun Sukodadi, kabel tanah antara stasiun Darmo dan stasiun Rungkut (system stasiun sentral). Bagian ini disediakan oleh KDD SCC. Namun seksi antara stasiun Darmo dan stasiun Sukodadi dibangun oleh supplier lain (TELKOM ROUTE). Rute yang lain dari Banyu Urip sampai stasiun Kayun (INDOSAT) dibuat oleh INDOSAT, dan dari Kayun sampai Sentral Rungkut disebut INDOSAT ROUTE yang juga salah satu system diversity dan Surabaya Area.
Sistem 3 dicakup oleh perangkat terminal pada stasiun kabel Banyu Urip, Lamongan dan stasiun repeater darat Cerme, dan Sentral Rungkut.

IV.2.1. BAGIAN JARINGAN
Pendahuluan
Pada bagian ini merupakan bagian terpenting pada suatu jaringan. Sistem kabel laut Surabaya-Ujung Pandang-Banjarmasin terdiri atas Submarine Plant, Land Cable Plant dan terminal equipment plant. Masing-masing plant tersebut merupakan bagian jaringan.
IV.2.2. Submersibe Plant
  1. Kabel Laut
Kabel laut digunakan untuk system Srb-Up-Bjm disebut sebagai OS cable. Selain itu dirancang untuk melindungi fiber optic dari tekanan dan desakan air selama pemakaian, peletakan, penanaman, dan perbaikan (pengambilan untuk perbaikan dari dasar laut). Kabel OS ini memiliki optic yang sangat kuat, elektris dan karakteristik mesin yang tahan terhadap temperature dan kekuatan

0 komentar:

Posting Komentar